Internasional Islam Economic dan Finance Forum di UiTM Melaka, Dr HM Rizal Akbar Jadi Narasumber

Advertisements


BUALNEWS.COM — Institut Agama Islam Tafaqquh Fiddim (IAITF) Dumai melalui Dr HM Rizal Akbar M.Phil bersama pensyarah lainnya menjadi narasumber dalam Seminar Internasional dengan tema Islam Economic dan Finance Forum Redefining Islamic Economics As A New Economic Paradigm, Selasa (13/06/2023) di aula  Auditorium UiTM Melaka Kampus Lendu Alor Gajah.

Kegiatan dibuka Ketua Pusat Pengkajian Akademik Pengkajian Islam Kontemporari (ACIS) UiTM Melaka, Dr Dziauddin Syarif merupakan kerjasama antara Universiti Teknologi Mara (UiTM) Melaka, Institut Agama Islam Tafaqquh Fiddin (IAITF) Dumai, UIN Walisongo Semarang mengatakan semoga kegiatan ini memberikan manfaat.

“Kita berharap kegiatan ini memberikan nilai lebih dalam memahami bagaimana ekonomi Islam dalam ikut membantu memberikan kesejahteraan. Terutama dalam melihat fungsi dan peran perbankan islam yang sesuai dan memberikan kesejahteraan umat,” ungkapnya.

Kegiatan seminar internasional dengan moderator, Cik Norajila Che MAN dan para narasumber yaitu Dr Mohd Faizal P Rameli, Dr HM Rizal Akbar M.Phil, Dr H Muhammad Saifullah MAg.

Narasumber pertama. Dr Mohd Faizal P Rameli menjelaskan terkait dengan ekonomi setelah pasca covid maka harus ada sinergi dari semua pihak dalam membangun ekonomi umat. Sedangkan narasumber kedua, Dr HM Rizal Akbar M.Phil membahas tentang judul ekonomi ummat dan ekonomi syariah mengatakan paling tidak ada tiga penyebab kemiskinan ummat yaitu struktural, kultural dan natural. Apalagi membicarakan ekonomi maka selalu bicara tentang kebahagiaan.

“Bicara ekonomi harus tetap membicarakan struktural ekonomi disamping juga harus mengarahkan kepada paradigma kebutuhan ekonomi umat yang memberikan kebahagian,” jelasnya.

Baca Juga :  Dari Novelty, Artificial Intelegence dan Menghindar Predator

Dilanjutkan narasumber ketiga yaitu Dr H Muhammad Saifullah MAg dengan tema peran instrumen filantropi Islam dalam membangunkan ekonomi masyarakat di Indonesia. ***

Editor: Wadami

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *