Jadwal Sidang Isbat Ramadhan 2022 Beserta Tahapan

Advertisements

BUALNEWS.COM — Jadwal sidang isbat Ramadhan 2022 sudah ditentukan. Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar sidang isbat secara hybrid karena masih dalam masa pandemi Covid-19.
Isbat dalam KBBI sendiri diartikan sebagai penetapan dan penentuan. Adapun sidang isbat adalah sidang yang dilakukan untuk menetapkan atau menentukan awal bulan dalam kalender Hijriah.

Sidang isbat digelar sesuai Fatwa MUI Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penetapan Awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijah. Sidang isbat selalu digelar pada tanggal 29 bulan sebelumnya pada kalender Hijriah.

Lalu kapan jadwal sidang isbat Ramadhan 2022? Berikut serba-serbi informasinya.

Jadwal Sidang Isbat Ramadhan 2022
Jadwal sidang isbat Ramadhan 2022 ditetapkan pada lusa, yakni Jumat 1 April 2022 atau bertepatan dengan 29 Syakban 1443 Hijriah. Kemenag akan menggelar sidang isbat secara hybrid dengan protokol kesehatan ketat.

“Karena masih pandemi, sidang akan kembali digelar secara hybrid, dalam arti gabungan antara daring dan luring dengan menerapkan protokol kesehatan,” ujar Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin, dalam keterangan tertulis, Senin (14/3/2022).

Kemenag akan menggelar sidang isbat secara luring di Auditorium HM Rasjidi Kemenag, Jalan MH Thamrin, Jakarta secara terbatas dan menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19. Sementara sebagian peserta lainnya akan berpartisipasi melalui telekonferensi melalui jaringan internet.

Sidang isbat akan melibatkan Tim Unifikasi Kalender Hijriah Kementerian Agama, duta besar negara sahabat, dan perwakilan ormas Islam. Sidang ini juga akan melibatkan perwakilan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan); Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG); serta undangan lainnya.

Baca Juga :  Bambang Susantono Dipilih Jokowi Jadi Kepala IKN, Peluangnya?

“Kami juga mengundang pimpinan MUI dan Komisi VIII DPR RI untuk hadir dalam sidang,” ujar Kamaruddin.

Tahapan Sidang Isbat Ramadhan 2022
Jadwal sidang isbat Ramadhan 2022 digelar 1 April mendatang. Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) Kemenag Adib menerangkan sidang isbat akan dibagi menjadi tiga tahap, yaitu:

Pemaparan posisi hilal awal Ramadan 1443 H berdasarkan hasil hisab (perhitungan astronomi). Pemaparan dilakukan Tim Unifikasi Kalender Hijriah Kemenag mulai pukul 17.00 WIB dan dilakukan terbuka dan disiarkan melalui live streaming.


Pelaksanaan Sidang Isbat Penetapan Awal Ramadan 1443 Hijriah. Sesi ini digelar secara tertutup setelah salat Magrib. Selain data hisab (informasi), sidang isbat akan merujuk pada hasil rukyatul hilal (konfirmasi) yang dilakukan Tim Kemenag di seluruh Indonesia. Telekonferensi pers hasil sidang isbat akan disiarkan secara langsung oleh TVRI dan media sosial Kemenag. Simak video ‘Pemerintah Keluarkan Aturan Beribadah Selama Ramadhan 2022’:

Kini jadwal sidang isbat Ramadhan 2022 serta tahapan yang akan dilakukan sudah diketahui. BMKG mengungkapkan kemungkinan kecil hilal terlihat pada 1 April 2022 mendatang. Simak informasinya di halaman berikut ini.

BMKG: Kemungkinan Kecil Hilal Terlihat Pada 1 April 2022
Pada Jumat, 1 April 2022 mendatang Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) akan menggelar pengamatan hilal penentuan awal bulan Ramadan 1443 H. Namun BMKG mengungkap kemungkinan hilal terlihat kecil.

“Hasil rukyat hilal awal bulan Ramadhan 1443 H pada 1 April 2022 berpotensi kecil untuk terlihat (teramati),” kata Kepala Pusat Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu BMKG, Rahmat Triyono, dalam keterangan tertulis pada Minggu (20/3/2022) lalu seperti dikutip dari Antara, Jumat (25/3).

Perkiraan BRIN Soal Beda Waktu Awal Puasa Ramadhan
Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa (OR Lapan) BRIN mengungkapkan kemungkinan soal beda waktu mulai puasa di Indonesia antara pemerintah dan Muhammadiyah. Salah satu alasannya karena Kemenag mengadopsi kriteria penetapan awal puasa baru dari negara lain.

Baca Juga :  Tidak Suka Rangnick, Pemain MU Rashford Buka Suara

Diketahui Kemenag mengadopsi kriteria baru Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia dan Singapura (MABIMS) untuk menentukan kapal awal puasa Ramadhan. Peneliti astronomi OR Lapan BRIN, Thomas Djamaluddin menuturkan bahwa sejak awal 2022 Kemenag mengadopsi Kriteria Baru MABIMS, yaitu tinggi bulan minimal 3 derajat dan elongasi minimal 6,4 derajat. Dengan kriteria baru tersebut, posisi bulan di wilayah Indonesia dan negara-negara Brunei Darussalam, Malaysia, dan Singapura (negara-negara MABIMS) belum memenuhi kriteria.

Kriteria MABIMS pada 1 April membuat posisi bulan tidak mungkin teramati, jadi 1 Ramadan 1443 jatuh pada 3 April 2022. Hal ini memungkinkan sidang isbat akan memutuskan awal puasa pada 3 April.

“Sangat mungkin sidang isbat pada 1 April 2022 akan memutuskan 1 Ramadan 1443 jatuh pada 3 April, berbeda dengan Muhammadiyah yang mengumumkan 1 Ramadan 1443 jatuh pada 2 April 2022,” lanjutnya. ***

Editor: Wadami

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *