Mental Baja Diperlukan oleh Pembisnis Muda Era 5.0

Advertisements

BUALNEWS.COM — Di era 5.0 yang penuh dengan perkembangan teknologi dan persaingan yang semakin ketat, para pembisnis muda dituntut untuk memiliki mental baja. Mental baja di sini mengacu pada kekuatan mental dan emosional yang diperlukan untuk menghadapi berbagai tantangan dan tekanan dalam dunia bisnis yang dinamis.

Mental baja juga memungkinkan para pembisnis muda untuk belajar dari kegagalan, bangkit kembali, dan terus berkembang. Mereka akan lebih mudah menyesuaikan diri dengan perubahan yang terjadi di pasar dan lebih berani mengambil risiko yang diperlukan untuk mencapai kesuksesan. Dengan kata lain, keberadaan mental baja menjadi kunci utama bagi kelangsungan dan kesuksesan bisnis para pembisnis muda di era 5.0

Era Society 5.0, yang dipimpin oleh pemerintah Jepang, membayangkan masyarakat yang berpusat pada manusia yang menyeimbangkan pembangunan ekonomi dan penyelesaian masalah sosial melalui sistem yang mengintegrasikan ruang siber dan ruang fisik

Society 5.0 adalah sebuah inovasi untuk menciptakan masyarakat yang berorientasi masa depan dan menerobos stagnasi, yang diumumkan pada di situs resmi cabinett office . Perubahan nyata yang kita hadapi saat ini terkait dengan pesatnya perkembangan kecerdasan buatan Artificial Intelligence (AI) di berbagai bidang.

Terkait tentang AI, Indonesia menjadi negara paling optimis akan penggunaan teknologi tersebut untuk kegiatan sehari-hari. Berdasarkan survei Ipsos pada Mei 2023, sebanyak 78% masyarakat Indonesia percaya AI membawa banyak manfaat dibandingkan dengan kerugiannya. Negara yang optimis selanjutnya adalah Thailand (74%), Meksiko (73%), Malaysia (69%), Peru (67%), Turki (67%), Korea Selatan (66%), Kolombia (65%), India (65%), dan Brasil (65%).Kondisi ini juga didukung oleh Pemerintah Indonesia. Kemdikbud menyampaikan pernyataan resmi terkait penyiapan Pendidik Professional di Era Society 5.0 demi SDM unggul.

Baca Juga :  Mengenal Mahasiswa Kupu-kupu dan Mahasiswa Kura-kura

Pembisnis muda harus siap menghadapi berbagai rintangan, kegagalan, dan kritik yang mungkin mereka hadapi dalam perjalanan bisnis mereka. Dengan mental baja, mereka akan mampu tetap tenang, fokus, dan positif meskipun dihadapkan pada situasi yang sulit.

Penting untuk diingat bahwa peluang wirausaha dalam Society 5.0 sangat tergantung pada inovasi dan kebutuhan lokal. Wirausahawan perlu memahami tren teknologi, mengidentifikasi kebutuhan masyarakat, dan mencari solusi yang dapat meningkatkan kualitas hidup dan keberlanjutan

Prioritaskan Kesehatan Mental: Sebagai pembisnis muda di era 5.0, jangan sampai lupa untuk selalu menjaga kesehatan mentalmu. Luangkan waktu untuk istirahat yang cukup, olahraga, dan melakukan aktivitas yang bisa membuat pikiranmu fresh kembali.

Bangun Dukungan Sosial: Tak ada yang bisa sukses sendirian,Pastikan punya lingkaran sosial yang supportive, baik itu dari teman, keluarga, atau mentor. Mereka bisa menjadi tempat untuk curhat dan memberikan dukungan saat menghadapi tekanan.

Kelola Stres dengan Baik: Stres adalah hal yang wajar dalam dunia bisnis, tapi yang penting adalah bagaimana cara mengelolanya. Cari cara yang cocok buat untuk mengatasi stres, seperti meditasi, yoga, atau hobi yang di suka.

Tetapkan Tujuan dan Rencana: Buatlah tujuan yang jelas dan rencana yang terarah untuk mencapainya. Dengan memiliki visi yang kuat, akan lebih termotivasi untuk terus maju meskipun dihadapkan dengan tantangan. Belajar dari Kegagalan: Ingat, kegagalan bukanlah akhir dari segalanya, tapi justru awal dari kesuksesan. Jangan pernah takut untuk mencoba hal baru dan belajar dari setiap kesalahan yang di lakukan. ***

Penulis: Yeni Kurnia Putri Yana, Prodi Manajemen Bisnis Syariah, STIE Syariah Bengkalis

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *